ANALISIS LEKSEM ANU DALAM TUTURAN SEHARI-HARI

  • Kurnia Ita Lestari Universitas PGRI Wiranegara
  • Puji Ayu Sukmaningtyas Universitas PGRI Wiranegara
  • Kunzita Lazuardy Rahmadhani Universitas PGRI Wiranegara
  • Rista Mauliddhiya Universitas PGRI Wiranegara
  • Ahida Nur Syahroni Universitas PGRI Wiranegara
  • Badriyah Wulandari Universitas PGRI Wiranegara
Keywords: laksem, anu, semantik, referen

Abstract

Bahasa sebagai sistem komunikasi utama manusia memiliki makna dan acuan yang sangat beragam. Bahkan pada era ini, bahasa telah berkembang dengan acuan atau referen kata yang lebih luas dari makna sesungguhnya. Salah satunya penggunaan kata anu yang kerap kali dianggap sebagai kata ganti bermakna cukup ambigu. Oleh karenanya peneliti tertarik untuk meneliti referen dari laksem anu dengan tujuan untuk mengetahui acuan sesungguhnya dari laksem anu yang digunakan dalam bahasa sehari-hari. Metode penelitian ini dilakukand dengan teknik dokumentasi, dimana data ditranskrip setelah pencarian data yang kemudian dilakukan proses analisis. Hasil dari proses analisis ditemukan bahwa laksem anu yang digunakan dalam bahasa sehari-hari mengacu pada referen beberapa refremsi diantaranya : referensi negatif, positif, sesuatu yang dirahasiakan, sebuah pilihan lain, hasil, waktu, dankepemilikan.

References

Aminuddin. 1988. Semantik, PengantarStudiTentangMakna. Bandung: CV SinarBaru.
Tarigan, Henry Guntur. 1985. PengantarSemantik. Bandung :Angkasa.
Pateda, M. 1990. LingustikSebuahPengantar. Bandung :Angkas.
Djajasurdama, T. Fatimah. 1999. Semantik 1 (PengantarkeArahIlmuMakna). Bandung : PT RefikaAditama.
Kridalaksana, Harimurti. 1982. PengantarLinguistikumum.Yogyakarta :Universitas Gajah Mada.
Chaer, Abdul. 2009. PengantarSemantikBahasa Indonesia. Jakarta: RinekaCipta.
Published
2018-01-18
How to Cite
Lestari, K. I., Sukmaningtyas, P. A., Rahmadhani, K. L., Mauliddhiya, R., Syahroni, A. N., & Wulandari, B. (2018). ANALISIS LEKSEM ANU DALAM TUTURAN SEHARI-HARI. Konvergensi Sains & Humaniora, 1(1), 198-207. Retrieved from http://jurnal.arinstitute.or.id/index.php/KonverSHum/article/view/18